Senin, 29 November 2010

Nasip buruh kontrak'an...

0 komentar


Nasip buruh kontrak'an...

Disebelah rumah tempat aku di lahirkan
Berdiri bangunan tinggi.. pabrik texstil dengan aturan dan kesombongan
Nasip buruh kontrak’an terpaksa dan dipaksa untuk sangsi
Demi uang 27 ribu satu hari untuk menatap hidup hari ini

Kontrak dikontrak dua bulan, istirahat bahkan sampai satu bulan
Hitung dihitung terima gaji dua bulan, tapi untuk hidup tiga bulan
Aku heran... Aku tak mampu, dan Aku bisa merasakan pahit getir para buruh pabrik’an
Sedangkan gerombolan serikat mereka terdiam dan mati perasa’an

Aku bertanya kepada matahari
Apakah itu yang namanya peraturan ??
Apakah itu sebuah keadilan ??
Sedangkan mereka menghitung laba, berdiri diatas tangis anak pertiwi

Aku heran melihat orang-orang kumpulan serikat
Berkumpul.. kibal-kibul, bak seperti pejabat pandai menjilat
Telinga-nya.. Mulut-nya.. Mata-nya.. Mati
Kumpul dikumpul hanya sekedar pelengkap organisasi

Nasip buruh kontrak’an tidur dalam kamar kecil sebuah kost-kost’an
Berusaha men-terjemahkan mimpi untuk menatap masa depan
Tidur... Tidurlah saudaraku
Bangun... Bangunlah mimpi-mimpi mu

Solo,13 oktober 2010

Perkutut Bisu

0 komentar


Perkutut Bisu

Padang ilalang perlahan menguning..
Belalang tua terbang mencari hijau..
Bunga-Bunga harapan layu, tertunduk hening..
Redup dan tertipu aksara-aksara palsu..

Wahai kau perkutut !!
Harus-kah kau diam.. kau malu.. kau bisu !!
Gambar-Gambar di dadamu Apa Maksud-Mu !!
Tengok-lah disana !! Banyak orang anggap kau seperti kentut..

Wahai kau perkutut !!
Terbang dan lepaskan semua anak panah-mu !!
Bunuh Mereka !! yang paksa kau untuk bisu..
Pasti banyak orang angkat secangkir kopi dan berucap Salut...

solo,29 agustus 2010

Orang Gila ditepi jalan,, Apa kabar-mu ??

0 komentar


Orang Gila ditepi jalan,, Apa kabar-mu ??

Orang gila ditepi jalan,, Apa kabar-mu ??
Melangkah kearah tong sampah demi sepotong roti sisa-sisa
Di-emperan toko mereka tertidur, bercanda dengan mimpi
Mimpi yang sepi dan tak ada dalam pikiran-nya

Orang gila ditepi jalan,, Apa kabar-mu ??
Bertahan untuk hidup dan berusaha mencari hidup
Hidup yang kosong tanpa peluk'an Rajawali
Berjalan diatas tanah bersama pikiran sepi

Rajawali Bisu !! .. Tau-kah kabar tentang anakmu
Dalam bait aksara-aksara mu, kau lindungi mereka, kau berikan HAK tuk mereka, kau berikan kehidupan untuk mereka
Apakah itu hanya-lah kata kata ?

solo,agustus 2010

Mata.. Telinga.. Mulut.. dan Tangan..

0 komentar


Mata.. Telinga.. Mulut.. dan Tangan..

Mata ini terlalu letih untuk Bersaksi..
Telinga ini terlalu letih untuk Mendengar kata-kata busuk..
Mulut ini terlalu letih untuk Teriak panji-panji..
Tangan ini terlalu letih untuk Tulis-kan Kabar..

Mata ini ingin Menangis, tapi tak pernah ada Air-mata..
Telinga ini ingin Kusumbat dengan jari-jariku, tapi tak Tuli..
Mulut ini ingin Meludah dimuka-mu, tapi tak Kuasa..
Tangan ini ingin Menghantam kesombongan-mu, tapi Lemas.. tak mampu Ereksi..

Mata ini terlalu lemah untuk Melihat Tangis-mu..
Telinga ini terlalu lemah untuk Mendengar Jerit-mu..
Mulut ini terlalu lemah untuk Berucap Pada-mu..
Tangan ini terlalu lemah untuk Memberi arti Peluk'an-mu..

solo, 1 september 2010

Pengikut

 

Otak Kiri. Copyright 2008 All Rights Reserved Revolution Two Church theme by Brian Gardner Converted into Blogger Template by Bloganol dot com