Minggu, 29 November 2009

Bayang Bayang Asmara

0 komentar
BAYANG BAYANG ASMARA

Karya,Wahyoe Eka


Aku tuliskan ayat ayat sajak cinta
Aku tanamkan kehidupan di jiwanya
Aku puja . . . Aku siram dengan kata kata
Tumbuh . . Tumbuhlah . . . Tembang Tembang sunyi menjadi sukma

Aku termenung memandang rembulan
Paras ayu, penuh warna bunga bertebaran
Gelombang Gelombang pelangi menari nari
Tersenyum cerita dengan sang Dewi

Jerit angin malam, bisikkan kata cinta di telinga
Senyum dalam jiwa, bayang bayang asmara
Aku pejamkan mata . . . Aku bertanya pada sang sepi
Adakah sepotong cinta di dalam Hati


solo, 15 november
================================================================

Senandung Bingung

0 komentar
SENANDUNG BINGUNG

Karya,Wahyoe Eka


Aku mendengar suara .....
Derap langkah nyanyian para binatang
Merdu . . . Merdu, Suaranya
Senandung binatang, hibur bumi yang sedang telanjang

Senang . . . Senang, Aku suka
Namun sedih, Aku menangis

Aku mendengar lagu, tentang nyanyian jiwa
Jiwa terkoyak, luka hidupnya
Buaya liar kibatkan ekornya
Cicak Cicak sedih, menangis tanpa air mata

Gerombolan burung, terbang kibarkan sayapnya
Kicau merdu sirna sarangnya
Gelap . . . Gelap . . . Tak terlihat
Redup . . . Redup . . . Alam semesta

Aku nyanyikan syair jeritan jiwa
Aku berharap, TUHAN mau mendengarnya
Aku lantunkan nada harapan sukma
Aku berharap, Telinga Telinga menerima


solo, 7 november
================================================================

Untukmu Ibu

1 komentar
UNTUKMU IBU

Karya,Wahyoe Eka


Perempuan tua bertabur uban di kepalanya
Wajahnya sayup..kelam..dan berkeringat
Menanamkan benih benih hidup pada anak anaknya
Menyiraminya dengan doa, sambil berucap...Tumbuh Tumbuhlah pohon kehidupan

Gelombang pasang menghantam karang ... Bunga Bunga api menari nari
Perempuan tua bertabur uban di kepalanya
Tabah .... terus melangkah, walau menggegam sejuta duka
Berteman dengan cinta ... Bercerita pada alam semesta

Perempuan tua bertabur uban di kepalanya
Tidur .... Tidur .... melepas gundah di hatinya
IBU ..... duka suka yang terasa ...........
Bersama alam, Hidup dengan cinta


solo, 3 november
================================================================


22 oktober

0 komentar
22OKTOBER


karya,Wahyoe Eka


Masih aku ingat dengan jelas
Paruh Paruh tajam elang beringas
Terbang . . . Menari . . . diatas awan, menanti datangnya musim panas
Terbayang diatas kepala . . Terlintas didepan mata . . elang tikam cacing yang sedang menangis

Air matanya bening, sebening tutur rasa hatinya
Resah . . . Sedih . . . Menangis . . . sambil berucap, ada apa dengan suara
Cacing berbuat baek . . Cacing berbuat benar, korbankan harga diri, namun tak ada arti
Nasip menjadi seekor cacing yang slalu dianggap sepi



solo,22 oktober
==============================================================

Pengikut

 

Otak Kiri. Copyright 2008 All Rights Reserved Revolution Two Church theme by Brian Gardner Converted into Blogger Template by Bloganol dot com